#206Bokashi
206⸱AKonsep
- Meningkatkan struktur tanah dan bahan organik
- Meningkatkan kehidupan tanah
- Meningkatkan nutrisi tanaman
- Meningkatkan hasil kopi
Bokashi adalah pupuk organik hasil fermentasi bahan alami menggunakan mikroorganisme seperti bakteri, ragi, atau EM4. Dalam budidaya kopi, bokashi biasanya dibuat dari campuran limbah organik seperti kulit kopi, pupuk kandang, dedak, abu, dan bahan organik lainnya.
Berbeda dengan kompos biasa, bokashi dibuat melalui proses fermentasi semi-anaerob sehingga proses pembuatannya lebih cepat dan kandungan mikroorganismenya lebih tinggi.
Bokashi bermanfaat untuk: meningkatkan kandungan bahan organik tanah,
memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah,
meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta meningkatkan produktivitas tanaman kopi. Selain menyediakan unsur hara, bokashi juga membantu memperbaiki kondisi fisik, kimia, dan biologis tanah.
Penggunaan bokashi dapat: meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air, memperbaiki aerasi tanah, mengurangi kepadatan tanah, meningkatkan pertumbuhan akar, dan mengurangi risiko erosi.
Bokashi kaya akan nitrogen (N) dan kalium (K), meningkatkan ketersediaan nutrisi, khususnya nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan boron (B), serta mangan (Mn), seng (Zn), dan tembaga (Cu), di antara lainnya, dan mengurangi kehilangan pencucian.
Proses fermentasi juga membantu menekan bibit penyakit dan biji gulma yang merugikan.
Dengan penggunaan bokashi, kebutuhan pupuk kimia dan herbisida dapat dikurangi sehingga biaya produksi lebih rendah dan kesehatan tanah lebih terjaga.
206⸱BUntuk dipertimbangkan
Secara umum, analisis tanah harus dilakukan sebelum memulai proses tersebut.
Perbandingan penggunaan limbah tanaman dan hewan dalam produksi bokashi tergantung pada komposisi nutrisi tanah. Seringkali, perbandingannya adalah 50/50. Bokashi dengan proporsi kulit kopi yang tinggi memiliki kandungan kalium yang tinggi. Ini karena kulit kopi kaya akan kalium.
Konsentrasi mikronutrien dalam bokashi umumnya lebih rendah dibandingkan dengan pupuk sintetis. Di sisi lain, bokashi meningkatkan kondisi fisik, kimia, dan biologi tanah yang meningkatkan kesuburannya. Kandungan nutrisi bokashi tergantung pada bahan baku yang digunakan dan dapat diperkaya dengan pupuk sintetis bila diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Sebagai contoh, bokashi yang menggunakan kotoran hewan dan sekam kopi, umumnya memiliki kadar nitrogen (N) dan kalium (K) yang cukup, meskipun rendah dalam kandungan fosfor (P), yang dapat ditingkatkan dengan menggunakan sumber fosfor sintetis atau alami dari bubuk batuan, agar mencapai rasio NPK yang baik. Pengayaan dilakukan pada awal persiapan bokashi.
Waktu: Disarankan untuk melakukan produksi bokashi setelah panen untuk memanfaatkan ketersediaan kulit kopi. Selain itu, perlu mempersiapkan produk tersebut terlebih dahulu agar produk siap digunakan setelah pohon kopi berbunga.
206⸱CImplementasi
Penyimpanan
Bokashi biasanya dapat diterapkan langsung setelah persiapan. Untuk mendapatkan penggunaan maksimal dari nutrisinya, disarankan untuk menggunakannya tidak lebih dari 6 bulan setelah produksinya.
Jika perlu menyimpan bokashi, idealnya disimpan dalam tas polipropilena atau jute yang dilindungi dari matahari, angin, dan hujan di ruangan yang tertutup, sejuk, dan berventilasi. Disimpan dengan cara itu, bisa bertahan selama 1-2 tahun.
Jika disimpan di ruangan tanpa penutup, waktu penyimpanan tidak boleh melebihi 3 bulan.
206⸱DManfaat ekonomi
Biaya pupuk lebih rendah
Praktik ini memungkinkan penurunan kebutuhan akan pupuk sintetis dan dengan demikian menghemat biaya pupukdalam jangka panjang.
Hasil panen kopi yang lebih tinggi
Efek dari alat ini dapat mengarah pada peningkatan hasil kopi yang berdampak pad terjadinya peningkatan pendapatan petani.
Penggunaan kembali limbah
Jika kita menggunakan limbah dari pertanian atau bahan yang ada di lingkungan sekitar, sepertipupuk kandang dari ternak sendiri, jerami atau kayu dari lahan sendiri, maka potensi ekonominya sangat tinggi Selain itu, dengan memanfaatkan limbah, kompos membantu mengurangi biaya pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir.
206⸱EManfaat bagi lingkungan
Diperlukan lebih sedikit pupuk sintetis
Alat ini mengurangi kebutuhan akan pupuk sintetis. Dengan demikian, mengurangi emisi karbon dan polusi air, memperbaiki kesehatan tanah serta menghemat sumber daya.
Penggunaan kembali limbah
Memanfaatkan kembali bahan limbah organik dalam ekonomi sirkular mampu menghemat sumber daya, mengurangi dampak buruk padalingkungan, emisi karbon, dan pencemaran air.
Meningkatkan kehidupan tanah
Analisis tanah membantu mendukung pengelolaan tanah yang dapat meningkatkan kehidupan organisme tanah seperti mikroorganisme dan cacing tanah. Organisme tanah berperan penting dalam penyediaan unsur hara bagi tanaman dan membantu menjaga kesehatan ekosistem tanah.